Showing posts with label - Lirik Lagu Yang Dibawakan Penyanyi Lain. Show all posts
Showing posts with label - Lirik Lagu Yang Dibawakan Penyanyi Lain. Show all posts

Wednesday, April 20, 2011

Iwan Fals: Selamat Jalan Franky

Pada hari Rabu 20 April 2011, Franky Sahilatua meninggal dunia karena sakit. "Selamat Jalan Franky", begitulah status yang diketik Iwan Fals di akun twitternya. Franky adalah penyanyi legendaris yang sangat populer di Indonesia. Bersama adiknya Jane, Franky kerap menyanyikan lagu bertema alam dan kehidupan. Banyak karyanya yang masih sering dinyanyikan sampai sekarang. 

Iwan Fals adalah salah satu penyanyi yang beberapa kali berkolaborasi dengan Franky Sahilatua. Dan rata-rata lagu karya mereka berdua cukup populer. Franky juga pernah memberi lagu untuk dinyanyikan Iwan, begitu juga sebaliknya. Berikut beberapa lagu yang berhubungan dengan Franky Sahilatua dan Iwan Fals.


KEMESRAAN (1988)
Siapa yang tidak mengenal lagu ini. Lagu ini adalah karya dari Franky dan Jhony Sahilatua yang pada awalnya dinyanyikan oleh duet legendaris Franky & Jane. Namun pada masa itu lagu ini tidak terlalu populer. Kemudian Iwan Fals ditawari untuk menyanyikan kembali bersama Titiek Hamzah. Lagi-lagi karya ini tidak terlalu dikenal. Baru kemudian pada tahun 1988 lagu ini dinyanyikan bersama-sama penyanyi lain yang tergabung dalam Musica Studio seperti Chrisye (alm), Rafika Duri, Betharia Sonata dan sebagainya yang menjadi lagu yang populer dan legendaris. Lagu Kemesraan versi terakhir ini adalah titik awal populernya lagu gaya ‘keroyokan’ di Indonesia yang saat itu memang sedang menjadi trend. Karya ini sampai sekarang seperti menjadi lagu ‘wajib’ pada berbagai acara seremonial.

TERMINAL (1994)
Lagu ini karya Iwan Fals yang dinyanyikannya bersama Franky Sahilatua dan musik oleh Ian Antono. Kabarnya single ini dimunculkan sebagai rasa terima kasih Iwan Fals kepada Franky S yang pernah memberikan lagu Kemesraan untuk dinyanyikannya.

Single yang dinyanyikan Iwan Fals bersama Franky ahilatua dan musik oleh Ian Antono. Merupakan lanjutan kerjasama mereka setelah meluncurkan single Terminal yang sukses dipasaran.

Dari historynya lagu ini tidak direkam untuk diedarkan secara komersial, melainkan hanya dibuat klipnya sebagai proyek "penyuluhan" bagi masyarakat. Proyek ini dibiayai oleh dua perusahaan rokok besar dari Jawa Timur. Klipnya mengambil setting di Gunung Bromo Jawa Timur. Lagu ini diciptakan pada tahun 1996, dengan latar belakang peristiwa 27 Juli. Dinyanyikan oleh Iwan Fals, Franky dan artis Musica. Musik oleh Ian Antono.

MENANGIS (1999)
Lagu ini adalah karya Iwan Fals yang kemudian dinyanyikan sendiri oleh Franky Sahilatua.

Ini lagu karya Iwan Fals yang musiknya dikerjakan oleh Ian Antono. Lagu ini dinyanyikan oleh 'Kelompok Solidaritas' yang merupakan kumpulan artis-artis Musica. Disini Franky juga ikut bernyanyi pada beberapa bait liriknya.

--------------------------------------


Franky Hubert Sahilatua (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 16 Agustus 1953 – meninggal di Jakarta, Indonesia, 20 April 2011 pada umur 57 tahun) adalah penyanyi balada asal Surabaya, Indonesia. Franky memiliki dua adiknya yaitu Jane Sahilatua dan Johnny Sahilatua.Namanya dikenal publik sejak paruh kedua dekade 1970-an, ketika ia berduet bersama adiknya, Jane Sahilatua, dengan nama Franky & Jane. Duet ini sempat menghasilkan lima belas album, semuanya di bawah Jackson Record.

Setelah duet ini mengakhiri kerja samanya, karena Jane kemudian menikah dan hendak memusatkan diri pada keluarga, Franky lebih banyak bersolo karier.

Lirik lagu karya Franky pada masa Franky & Jane cenderung pada pemujaan alam pada awalnya, misalnya pada lagu Musim Bunga dan Kepada Angin dan Burung. Namun demikian, seperti kebanyakan penulis lagu balada lain, Franky gemar pula "bercerita" mengenai kehidupan orang sehari-hari, seperti Perjalanan atau Bis Kota. Franky pernah menulis dan menyanyikan lagu-lagu soundtrack untuk film Ali Topan.

Sejak tahun 1990-an hingga sekarang, Franky banyak terlibat dalam aksi-aksi panggung bertema sosial dan nasionalisme. Ia aktif terlibat dalam masa peralihan politik dari Orde Baru menuju Reformasi.

Sunday, April 17, 2011

Ada Iwan Falls Di Album Exsamasist

EXSAMASIST
MSC 7163
Produksi Musica Studio's 1981

Nama band ini cukup asing ditelinga, saya sendiri asing mendengar nama itu dan sampai sekarang gak tau artinya hehehehe. Album yang dijumpai dalam bentuk piringan hitam ini sangat unik karena saya sendiri blom menemukan format kasetnya. Album ini hadir dengan nama yang sedikit aneh dan nama-nama personil yang sebagian tidak dikenal.

Mendengarkan album ini seperti mendengarkan lagu-lagu ala Bimbo, musik yang ditata rapi dan sangat manis melodius. Padahal lirik lagu di album ini gak ada lirik percintaan ala sepasang kekasih, semua bertema kehidupan.

Track list
side 1 :
1. Kesaksian Dari kehitaman Cipt. Bambang Bule RT. Vocal Syaiful Haras & Helmie
2. Meraba dalam Rasa Cipt. Helmie Voc. Helmie
3. Dapatkah Lagu Ini Menjawabnya Cipt. Bambang Bule RT Voc. Syaiful Haras ..> lagu tentang seorang anak yang mencari ibu kandungnya
4. Adakah Misi dibalik Anganmu Cipt. Bambang Bule RT Voc. Syaiful Haras

side 2 :
1. Aral Cipt. Cipt. Bambang Bule RT Voc. Syaiful Haras & Helmie
2. Polusi Cipt. Anto Voc. Helmie & Group
3. Keluarga Dalam Bencana Cipt. Helmie & Iwan Falls Voc. Helmie
4. Ia Tak Tau Siapa Ibunya Cipt. Bambang Bule RT Voc. Syaiful Haras

Lagu berjudul Keluarga Dalam Bencana cukup enak, karena lagu ini seperti familiar bagi penggenar Iwan Fals meski Iwan hanya menyumbang ciptaannya dan tidak menyanyi di lagu tersebut. Dalam album ini nama Iwan Fals masih memakai ejaan "Iwan Falls".

Exsamasist adalah group pecahan dari KELOMPOK AMBURADUL, dimana Totok Gunarto membentuk DEMOKRATIK, Helmie bersama Bambang Bule membentuk EXSAMASIST dan Iwan Fals pun bersolo karir.

Nama personil EXSAMASIST:
- Bambang Bule (bourest)
- Helmie
- Syaiful Haras (alm) (bourest)

KELUARGA DALAM BENCANA
Cipt. HELMIE & IWAN FALLS

- Jalan cerita 1000 mil jauh dari kota
Tentang janda beranak tiga
Sawah dan ladang, kayu bakar tak dimiliki
Pasrah desah - desah nafsunya

= Suami tercita telah pergi meninggalkan nya
Ketika bencana terjadi ditelan alam
Badan bergetar lumpuh, memburu rindu
Rintih si buyung, rintih si kecil yang basah

+ Potret dan impian berubah menjadi sia- sia
Bergegas mengisi gairah hidupnya
Tiada berati derita diatas hubungan
Siapa lagi kalau bukan lelaki


* lagu ini berkisah tentang perempuan yang menjadi pelacur untuk menghidupi tiga anaknya

koleksi dOeL,-
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...