Thursday, June 23, 2011

Six Part Invention - Six Part Invention

Artist: Six Part Invention
Album: Six Part Invention
Year: 2006

01 - All This Time
02 - Only For You
03 - Loving You
04 - Come With Me
05 - I Want You In My World
06 - Can Be Mind
07 - Heartbreak
08 - Bakit May Paalam
09 - Sana'y Ako Nalang
10 - Is There Something
11 - Life Goes On

download link

Six Part Invention - Songs Of D-Votion

Artist: Six Part Invention
Album: Songs Of D-Votion
Year: 2010

01 - The Club
02 - Never Letting Go
03 - Till The End
04 - Falling In Love
05 - Better Than This
06 - The Game
07 - MYN 11 (Instrumental)
08 - Pangarap Na Mahal
09 - Waiting For Your Love
10 - Pagtatanong
11 - Hallucination
12 - Falling In Love (Piano Version)
13 - Pangarap Na Mahal (Piano Version)
14 - Falling In Love (Minus One)
15 - Pangarap Na Mahal (Minus One)

download link

Degung - Gending Sunda. mp3

Degung merupakan salah satu gamelan khas dan asli hasil kreativitas masyarakat Sunda. Gamelan yang kini jumlahnya telah berkembang dengan pesat, diperkirakan awal perkembangannya sekitar akhir abad ke-18/awal abad ke-19. Jaap Kunst yang mendata gamelan di seluruh Pulau Jawa dalam bukunya Toonkunst van Java (1934) mencatat bahwa degung terdapat di Bandung (5 perangkat), Sumedang (3 perangkat), Cianjur (1 perangkat), Ciamis (1 perangkat), Kasepuhan (1 perangkat), Kanoman (1 perangkat), Darmaraja (1 perangkat), Banjar (1 perangkat), dan Singaparna (1 perangkat).

Masyarakat Sunda dengan latar belakang kerajaan yang terletak di hulu sungai, kerajaan Galuh misalnya, memiliki pengaruh tersendiri terhadap kesenian degung, terutama lagu-lagunya yang yang banyak diwarnai kondisi sungai, di antaranya lagu Manintin, Galatik Manggut, Kintel Buluk, dan Sang Bango. Kebiasaan marak lauk masyarakat Sunda selalu diringi dengan gamelan renteng dan berkembang ke gamelan degung.

Dugaan-dugaan masyarakat Sunda yang mengatakan bahwa degung merupakan musik kerajaan atau kadaleman dihubungkan pula dengan kirata basa, yaitu bahwa kata “degung” berasal dari kata "ngadeg" (berdiri) dan “agung” (megah) atau “pangagung” (menak; bangsawan), yang mengandung pengertian bahwa kesenian ini digunakan bagi kemegahan (keagungan) martabat bangsawan. E. Sutisna, salah seorang nayaga Degung Parahyangan, menghubungkan kata “degung” dikarenakan gamelan ini dulu hanya dimiliki oleh para pangagung (bupati). Dalam literatur istilah “degung” pertama kali muncul tahun 1879, yaitu dalam kamus susunan H.J. Oosting. Kata "De gong" (gamelan, bahasa Belanda) dalam kamus ini mengandung pengertian “penclon-penclon yang digantung”.

Gamelan yang usianya cukup tua selain yang ada di keraton Kasepuhan (gamelan Dengung) adalah gamelan degung Pangasih di Museum Prabu Geusan Ulun, Sumedang. Gamelan ini merupakan peninggalan Pangeran Kusumadinata (Pangeran Kornel), bupati Sumedang (1791—1828).


Koleksi Degung. mp3

Bulan Batu Hiu
Potret Manehna
kalangkang
Manuk Jadali
Mobil Butut
Sabiulungan
Tunggara
Sorband Palid
Pangandaran
Talaga Bodas
Mojang Priangan
Dikantun tugas
Ayun Ambing
Ngantosan
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...